Pendahuluan
Banyak orang bertanya-tanya, “Kalau saya ikut tes psikologi sekarang, apakah hasilnya akan sama kalau saya tes lagi beberapa tahun kemudian?” Pertanyaan ini wajar, karena tes psikologi sering digunakan untuk hal-hal penting: seleksi kerja, penentuan jurusan kuliah, hingga asesmen klinis. Lalu, apakah hasil tes psikologi bersifat tetap, atau bisa berubah seiring berjalannya waktu?
Faktor yang Stabil dan Tidak Berubah Cepat
Beberapa aspek psikologi relatif stabil sepanjang hidup seseorang. Kepribadian dasar, misalnya, umumnya cenderung konsisten. Studi longitudinal menunjukkan bahwa dimensi kepribadian Big Five dapat bertahan relatif stabil sejak usia dewasa, meskipun tetap ada perubahan kecil sesuai perkembangan usia. Begitu pula dengan kecerdasan umum (IQ) yang bersifat cukup stabil. Studi oleh Deary et al. (2000) menemukan bahwa skor IQ seseorang di masa kanak-kanak berkorelasi cukup tinggi dengan skor IQ di usia dewasa, menunjukkan adanya kestabilan jangka panjang.
Faktor yang Bisa Berubah Seiring Waktu
Meski ada aspek yang stabil, hasil tes psikologi bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor:
Kenapa Hasil Tes Bisa Berbeda?
Tes psikologi adalah alat ukur kondisi saat itu. Artinya, hasil tes menggambarkan potret psikologis seseorang pada momen tertentu. Jika seseorang dalam keadaan stres berat atau kurang tidur, hasil tesnya bisa berbeda dibanding ketika ia dalam kondisi sehat dan stabil.
Kesimpulan
Hasil tes psikologi bisa bersifat stabil pada aspek mendasar seperti kepribadian inti dan kecerdasan umum. Namun, hasil juga bisa berubah karena faktor lingkungan, pengalaman, kesehatan, maupun perkembangan usia. Karena itu, tes psikologi sebaiknya dipahami sebagai gambaran dinamis, bukan label permanen. Tes ulang justru bisa menjadi momen refleksi untuk melihat sejauh mana individu telah berkembang dan berubah dari waktu ke waktu.
Referensi
Blakemore, S. J., & Choudhury, S. (2006). Development of the adolescent brain: Implications for executive function and social cognition. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 47(3–4), 296–312.
Caspi, A., Roberts, B. W., & Shiner, R. L. (2005). Personality development: Stability and change. Annual Review of Psychology, 56, 453–484.
Deary, I. J., Whiteman, M. C., Starr, J. M., Whalley, L. J., & Fox, H. C. (2000). The impact of childhood intelligence on later life: Following up the Scottish Mental Surveys of 1932 and 1947. Journal of Personality and Social Psychology, 78(3), 486–504.
Roberts, B. W., Walton, K. E., & Viechtbauer, W. (2006). Patterns of mean-level change in personality traits across the life course: A meta-analysis of longitudinal studies. Psychological Bulletin, 132(1), 1–25.
Sandi, C. (2013). Stress and cognition. Wiley Interdisciplinary Reviews: Cognitive Science, 4(3), 245–261.