6 Mei 2024

Media Sosial Sering Jadi Musuh Dalam Diagnosa Dunia Kesahatan, Kenapa?

Dalam era di mana media sosial merajai panggung, siapa yang tidak terpesona oleh kekuatannya? Hanya dengan ujung jari, kita bisa menjelajahi dunia, berinteraksi dengan teman-teman, dan membagikan momen-momen berharga. Namun, di tengah keasyikannya, pernahkah kamu berpikir bagaimana media sosial memengaruhi pemahaman kita tentang kesehatan mental dan proses diagnosa psikologis? 

 

Media Sosial dan Psikologi 

Pertama-tama, mari kita kenali dampak positif media sosial dalam konteks psikologi. Media sosial dapat memberikan dukungan sosial yang sangat dibutuhkan. Kami bisa berbicara dengan teman-teman yang jauh, menemukan komunitas dengan minat yang sama, atau mendukung satu sama lain melalui grup-grup dukungan online. Ini adalah salah satu kekuatan besar media sosial. 

Namun, seperti halnya koin, media sosial juga memiliki sisi lain yang tidak selalu terlihat. Ini berkaitan dengan bagaimana media sosial dapat mempengaruhi proses diagnosa psikologis seseorang.

 

Kesalahan Diagnosa

Ketika seseorang mengalami masalah emosional atau mental, diagnosa yang tepat adalah langkah pertama menuju perbaikan. Masalahnya, media sosial sering kali memberikan pandangan yang terdistorsi tentang realitas. Mari kita lihat beberapa cara di mana media sosial dapat memengaruhi kesalahan diagnosa.

 

1. Perbandingan Sosial yang Tidak Sehat 

Media sosial sering kali menampilkan kehidupan yang terlihat sempurna. Orang sering mempublikasikan momen-momen terbaik mereka, membuat kita merasa bahwa kita harus hidup seperti itu. Hal ini bisa menciptakan tekanan yang tidak sehat dan membuat seseorang merasa tidak normal saat sebenarnya mungkin mereka hanya mengalami kesulitan yang biasa.

 

2. Informasi yang Salah 

Ada banyak informasi di media sosial, tetapi itu tidak selalu benar atau relevan. Seseorang mungkin mencari gejala atau informasi tentang kondisi psikologis mereka sendiri dan mendapatkan informasi yang salah atau tidak akurat. Ini dapat mengarah pada kesalahan diagnosa sendiri yang berbahaya.

 

3. Stigma dan Penolakan 

Media sosial juga bisa menjadi platform tempat stigma terhadap masalah mental berkembang. Orang-orang yang mencoba untuk mencari dukungan atau berbicara tentang masalah mereka mungkin mengalami penolakan atau bahkan pelecehan di dunia maya, yang bisa merusak kesehatan mental mereka lebih lanjut.

 

Langkah-Langkah untuk Mengatasi Dampak Negatif Media Sosial 

Tentu saja, kita tidak bisa hanya menyalahkan media sosial. Ini adalah alat yang dapat digunakan baik atau buruk, tergantung pada bagaimana kita menggunakannya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu kita mengatasi dampak negatifnya:

1.  Kritis dan Selektif 

Jika kamu mencari informasi tentang kesehatan mental, pastikan kamu mendapatkan sumber yang dapat dipercaya. Jangan hanya mengandalkan apa yang kamu temukan di media sosial. 

2. Batas Waktu Online

Tentukan batas waktu untuk penggunaan media sosial dan pastikan kamu menghabiskan waktu yang cukup dalam kehidupan nyata, di luar layar. 

3. Temukan Komunitas yang Positif 

Temukan grup dukungan atau komunitas online yang positif dan mendukung yang dapat memberikan dukungan sejati. 

4. Berbicara dengan Profesional 

Jika kamu merasa mengalami masalah mental, berbicaralah dengan seorang profesional. Mereka dapat memberikan diagnosa yang akurat dan bantuan yang sesuai.

 

Media sosial adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita saat ini, tetapi kita harus menyadari dampaknya terhadap kesehatan mental kita. Dengan kesadaran dan tindakan yang tepat, kita dapat meminimalkan kesalahan diagnosa dan memastikan bahwa kita menggunakannya dengan cara yang positif. Ingatlah selalu bahwa di balik layar, setiap orang memiliki tantangan dan perjuangan mereka sendiri, jadi beri dukungan dan keterbukaan kepada orang lain.

Sebagai bagian dari pusat asesmen Indonesia, biro psikologi Smile Consulting Indonesia menghadirkan solusi asesmen psikologi dan psikotes online berkualitas tinggi untuk kebutuhan evaluasi yang komprehensif.
 

Referensi : 

Trull, J. Timothy & Conoley, E. David. 2023. Diagnosis Error in Psychology: Causes, Consequences, and Prevention.

 

Artikel Terkait

8 Mei 2024
Dampak dari kesalahan diagnosa merupakan masalah serius yang sering terabaikan, tetapi memiliki efek yang mendalam pada kesehatan mental kita. Sebelum kita benar-benar masuk ke dalam pembahasan, mari...
7 Mei 2024
Gangguan makan seperti bulimia dan anoreksia adalah masalah serius yang dapat mempengaruhi fisik dan mental seseorang. Diagnosa yang tepat adalah langkah pertama dalam membantu seseorang yang menderit...
7 Mei 2024
Gangguan mental adalah bagian dari kehidupan kita yang tidak boleh diabaikan. Seperti penyakit fisik, gangguan mental juga membutuhkan perhatian serius. Namun, ironisnya, banyak orang yang menderita g...