Gejala High-Functioning Depression
Apakah kamu pernah mendengar tentang High-Functioning Depression? Mungkin tidak, karena seringkali gejala ini tersembunyi di balik senyuman dan kesuksesan seseorang. High-Functioning Depression adalah kondisi psikologis yang menarik perhatian para ahli psikologi, karena meskipun individu yang mengalaminya mampu menjalani kehidupan sehari-hari dengan tampilan normal, mereka sebenarnya sedang berjuang dalam kesunyian.
Apa Itu High-Functioning Depression?
High-Functioning Depression adalah salah satu jenis depresi yang sering tidak terdiagnosis karena orang yang mengalami gejalanya masih mampu menjalani rutinitas sehari-hari dengan tingkat fungsionalitas yang tinggi. Mereka bisa saja berkarier sukses, memiliki kehidupan sosial yang aktif, dan terlihat "biasa-biasa" saja. Namun, di dalam diri mereka, ada perjuangan yang tak terlihat oleh banyak orang.
Gejala High-Functioning Depression
Ini dia beberapa gejala dari high functioning depression, yakni:
1. Kelelahan Konstan
Orang dengan High-Functioning Depression sering merasa sangat lelah, meskipun mereka tampak berenergi di luar. Kamu mungkin terjaga sepanjang malam karena pikiran kamu yang terus bekerja.
2. Kecemasan yang Tersembunyi
Kecemasan adalah teman akrab dari High-Functioning Depression. Meskipun kamu bisa menutupinya dengan senyuman, gelisah dan ketegangan sering kali menghantui pikiran kamu.
3. Ketidakmampuan untuk Bersenang-senang
Meskipun ada banyak hal yang seharusnya bisa membuat kamu bahagia, individu dengan High-Functioning Depression sering kesulitan merasakan kebahagiaan atau merasa apatis.
4. Pekerja Keras yang Berlebihan
Orang dengan kondisi ini mungkin menjadi workaholic, mencoba menutupi perasaan mereka dengan terus bekerja. Namun, ini dapat menyebabkan kelelahan fisik dan mental.
5. Perasaan Bersalah yang Berlebihan
Kamu sering merasa bersalah atas apa pun, bahkan hal-hal yang tidak sepenuhnya dalam kendali kamu. Perasaan ini bisa menjadi sangat membebani.
Dari perspektif psikologi, High-Functioning Depression dapat dijelaskan melalui berbagai teori dan konsep. Beberapa di antaranya melibatkan:
Untungnya, High-Functioning Depression dapat diobati dan dikelola. Psikoterapi, seperti kognitif-behavioral therapy (CBT) dari Psikotes Terbaik dan terlengkap di Indonesia, bisa membantu mengatasi distorsi kognitif. Juga, dukungan dari teman, keluarga, dan seorang profesional kesehatan mental dapat membantu seseorang mengatasi gejala.
High-Functioning Depression adalah masalah yang serius yang mempengaruhi banyak orang tanpa terlihat dari luar. Dari perspektif psikologi, kita dapat melihat bahwa faktor kognitif, psikodinamika, dan stres berperan dalam gejala ini. Penting untuk menyadari bahwa High-Functioning Depression adalah kondisi yang dapat diobati dan memiliki harapan untuk kesembuhan. Dukungan sosial dan bantuan profesional adalah langkah penting dalam mengatasi gejala ini dan membantu individu menjalani hidup yang lebih bahagia dan sehat secara mental. Jadi, mari kita bersama-sama dengan biro psikologi resmi di Indonesia untuk lebih memahami dan mendukung mereka yang mungkin sedang berjuang dengan High-Functioning Depression.
Referensi :
Orlov, Melissa. 2022. The High Functioning Depressed Person's Handbook: How to Overcome Depression and Achieve Your Goals.