Faktor Risiko dan Penyebab High-Functioning Depression
Seringkali, kita melihat seseorang yang selalu tersenyum, sukses, dan tampak seperti orang yang bahagia. Kamu mungkin memiliki karir yang cemerlang, kehidupan sosial yang aktif, dan tampak seperti contoh sempurna dari kesuksesan. Namun, di balik senyuman dan pencapaian itu, bisa jadi kamu sedang menghadapi sesuatu yang lebih kompleks: High-Functioning Depression. Mari kita menjelajahi fenomena ini melalui lensa psikologi dari biro Psikologi terbaik di Indonesia
High-Functioning Depression, seringkali disebut juga sebagai Dysthymia, adalah bentuk depresi yang tidak selalu tampak jelas. Orang-orang dengan kondisi ini dapat menjalani kehidupan sehari-hari mereka dengan baik, namun mereka tetap mengalami perasaan sedih, kelelahan, dan ketidakbahagiaan yang berkepanjangan. Dalam perspektif psikologi, fenomena ini melibatkan interaksi beragam faktor risiko dan penyebab yang perlu kamu pahami lebih dalam.
Faktor Risiko yang Tersembunyi
1. Kepribadian Perfeksionis
Individu yang memiliki kecenderungan perfeksionis seringkali memiliki standar yang sangat tinggi untuk diri mereka sendiri. Kamu mungkin terlalu keras pada diri sendiri dan merasa gagal jika tidak mencapai standar tersebut.
2. Keterkaitan dengan Stres
Stres adalah faktor risiko utama dalam depresi, dan orang yang menderita High-Functioning Depression seringkali terpapar pada tekanan yang tinggi. Kamu mungkin merasa terlalu sibuk atau memiliki tuntutan pekerjaan yang berlebihan.
3. Kondisi Keluarga dan Lingkungan
Pengalaman masa kecil, seperti pengabaian, konflik keluarga, atau ketidakstabilan emosional, dapat meningkatkan risiko kamu untuk mengembangkan High-Functioning Depression.
Penyebab Tersembunyi
Bagaimana Membantu Seseorang dengan High-Functioning Depression?
1. Dengarkan Tanpa Menilai: Jadilah pendengar yang baik. Biarkan mereka berbicara tanpa menghakimi atau memberikan solusi segera.
2. Ajukan Pertanyaan: Bantu mereka merenungkan perasaan mereka dengan bertanya pertanyaan seperti, "Bagaimana perasaanmu hari ini?" atau "Apa yang bisa aku lakukan untuk membantumu?"
3. Saran Profesional: Sarankan untuk mencari bantuan dari seorang profesional jika perlu. Terapis dapat membantu mengatasi perasaan dan memahami penyebabnya.
High-Functioning Depression adalah pengalaman yang rumit dan seringkali tersembunyi. Dalam perspektif psikologi, penting untuk menyadari bahwa siapapun, bahkan yang tampak paling bahagia, dapat menghadapi tantangan ini. Memahami faktor risiko dan penyebabnya adalah langkah pertama dalam memberikan dukungan dan pemahaman kepada mereka yang mungkin sedang berjuang dalam senyuman palsu mereka. Kita semua dapat berperan dalam menghilangkan stigma seputar depresi dan menyediakan lingkungan yang mendukung bagi mereka yang memerlukan.
Sebagai bagian dari pusat asesmen Indonesia, biro psikologi Smile Consulting Indonesia menghadirkan solusi asesmen psikologi dan psikotes online berkualitas tinggi untuk kebutuhan evaluasi yang komprehensif
Referensi :
Orlov, Melissa. 2022. The High Functioning Depressed Person's Handbook: How to Overcome Depression and Achieve Your Goals.