4 Juni 2024

Saat Tubuh dan Pikiran Bertemu, Ini Dia Gangguan Psikosomatis!

Reaksi tubuh secara fisik akibat dari gangguan psikosomatis

Kehidupan kita adalah seperti perjalanan melalui labirin, penuh dengan rintangan, kejutan, dan penantian yang tidak pasti. Perjalanan ini, kita sering kali menghadapi gangguan psikosomatis, yang dapat berdampak signifikan pada reaksi tubuh kita.

Gangguan psikosomatis adalah hasil dari ketidakseimbangan antara pikiran dan tubuh kita. Hal ini disebut juga sebagai kondisi stres, tekanan, atau konflik emosional yang memengaruhi kesehatan fisik kita. Jadi, bagaimana ini terjadi? Hal tersebut akan berkaitan dengan cara tubuh kita merespons tekanan psikologis.

Respon Tubuh terhadap Stres

Ketika kita merasakan stres atau emosi yang kuat, sistem saraf otonom kita menjadi terlibat. Ini adalah sistem yang mengatur berbagai fungsi otomatis tubuh, seperti detak jantung, pernapasan, dan pencernaan. Jika stres kita tidak terkendali, sistem saraf otonom ini bisa "menyala" terus-menerus, memicu berbagai respon tubuh yang merugikan.

Psikologi dan Psikosomatis

Teori Stres Lazarus

Salah satu teori dalam psikologi yang relevan dalam konteks ini adalah teori stres Lazarus. Menurut teori ini, stres adalah hasil dari evaluasi individu terhadap situasi yang dihadapi. Jadi, jika kita merasa suatu situasi adalah ancaman atau tuntutan yang melebihi kemampuan kita, stres akan berkembang.

Stressors dan Psikosomatis

Penting untuk menyadari bahwa apa yang satu orang anggap sebagai stressor mungkin tidak memengaruhi orang lain dengan cara yang sama. Ini lah mengapa gangguan psikosomatis muncul dengan cara yang bervariasi. Jika seseorang menganggap pekerjaan mereka sangat menekan, itu bisa mengakibatkan gangguan tidur, sakit kepala, atau gangguan pencernaan.

Menangani Psikosomatis

Mindfulness dan Relaksasi

Salah satu pendekatan yang dapat membantu mengelola gangguan psikosomatis adalah teknik mindfulness dan relaksasi. Menyadari kondisi tubuh dan pernapasan kita, akan membantu mengurangi ketegangan dan memengaruhi respons fisik kita secara positif.

Psikoterapi

Psikoterapi adalah sarana yang kuat untuk mengatasi gangguan psikosomatis. Terapis membantu individu memahami akar penyebab stres dan mengembangkan strategi untuk mengatasinya. Ini bisa membantu memecahkan pola psikosomatis yang merugikan.

Kehidupan adalah labirin emosi yang rumit, tetapi dengan pemahaman tentang kaitan antara psikosomatis dan reaksi tubuh, kita dapat mengendalikan arah perjalanan kita. Ingatlah bahwa kita memiliki kekuatan untuk mengubah cara kita merespons stres, menghindari gangguan psikosomatis yang tidak diinginkan. Berpegang teguh pada pandangan optimis, kita bisa membawa keseimbangan kembali ke pikiran dan tubuh kita. Pada saat kita memahami diri kita sendiri dan cara kita merespons stres, kita dapat membuka pintu menuju kesehatan fisik dan mental yang lebih baik.

Tidak ada yang lebih penting daripada perawatan diri dan keseimbangan emosi. Mari berjalan melalui labirin kehidupan dengan penuh kesadaran, dan membiarkan reaksi tubuh kita menjadi panduan yang sehat dan positif dalam perjalanan ini.

Sebagai bagian dari pusat asesmen Indonesia, biro psikologi Smile Consulting Indonesia menghadirkan solusi asesmen psikologi dan psikotes online berkualitas tinggi untuk kebutuhan evaluasi yang komprehensif.

 

Referensi : 

Irwanto. 2022. Psikologi Psikosomatis.

Artikel Terkait

10 Juni 2024
Ini Dia Arti dan Penjelasan Mengenai Psikosomatis!  Dalam kehidupan yang serba cepat dan penuh tekanan seperti saat ini, seringkali kita lupa untuk merenung tentang keterkaitan antara kesehatan mental...
10 Juni 2024
Apakah Gangguan Psikosomatis Bisa Disembuhkan?Kesehatan kita adalah aset berharga yang tak ternilai harganya, tetapi terkadang, tubuh kamu dapat menjadi medan pertempuran bagi perang yang tak terlihat...
7 Juni 2024
Faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi kondisi psikosomatisKesehatan tubuh dan kesehatan pikiran seringkali dianggap sebagai dua dunia yang berbeda. Lantas, apa yang kamu rasakan dalam pikiran kam...